Kunyit asam yang enak itu segar, sedikit asam, manisnya bulat, dan yang terpenting: tidak langu. Setelah dua belas tahun meracik, kami belajar bahwa rahasianya bukan pada resep rahasia, melainkan pada kesabaran.
1. Pilih rimpang yang cukup umur
Kunyit yang dipanen terlalu muda cenderung berair dan baunya tajam. Pilih rimpang berumur 9–10 bulan: kulitnya cokelat keemasan, dagingnya oranye pekat, dan terasa padat saat dipatahkan.
2. Kupas tipis, cuci, lalu sangrai sebentar
Langkah yang sering dilewatkan: menyangrai irisan kunyit selama 3–4 menit tanpa minyak. Panas kering ini menghilangkan aroma langu dan memunculkan wangi yang lebih hangat.
“Jamu itu seperti menanak nasi. Kalau terburu-buru, hasilnya tidak akan pulen.” — Mbah Sri, peracik pertama kami
Takaran dapur Sharecode Herbal (± 1 liter)
- 250 g kunyit segar, kupas dan iris tipis
- 100 g asam jawa tanpa biji
- 150 g gula aren, sisir halus
- 2 lembar daun sirih dan ½ sdt garam laut
- 1,2 liter air
3. Rebus dengan api kecil, jangan ditutup
Masukkan kunyit yang telah ditumbuk, asam jawa, dan air. Rebus dengan api kecil selama 25 menit tanpa tutup agar uap langu ikut menguap. Tambahkan gula aren dan garam di 10 menit terakhir.
4. Saring dua kali dan dinginkan
Saring dengan saringan kawat, lalu ulangi dengan kain tipis. Dinginkan sebelum dimasukkan ke botol kaca steril. Simpan di kulkas dan habiskan dalam 5 hari.
Tidak sempat merebus? Jamu Kunyit Asam kental kami dibuat dengan takaran yang sama — tinggal larutkan.