Umroh adalah ibadah yang ringkas namun penuh makna. Memahami urutan dan tata caranya sejak di tanah air membuat jamaah lebih tenang dan khusyuk ketika tiba di Tanah Suci. Berikut tujuh tahapan yang selalu kami latihkan dalam manasik.

Rukun umroh ada lima: ihram (niat), tawaf, sa'i, tahallul, dan tertib. Wajib umroh meliputi berihram dari miqat dan menjauhi larangan ihram.

1. Persiapan ihram dan niat di miqat

Sebelum miqat, jamaah dianjurkan mandi sunnah, memotong kuku, dan memakai wewangian di badan (bukan di kain ihram). Laki-laki mengenakan dua helai kain putih tanpa jahitan; perempuan memakai pakaian yang menutup aurat dengan wajah dan telapak tangan terbuka.

Bagi jamaah dari Madinah, miqat berada di Dzulhulaifah (Bir Ali). Niat diucapkan ketika kendaraan mulai bergerak meninggalkan miqat, kemudian memperbanyak talbiyah.

2. Menjaga larangan ihram

Selama berihram, jamaah tidak boleh memakai wewangian, memotong rambut atau kuku, berburu, dan melakukan hal yang membatalkan ihram. Laki-laki dilarang menutup kepala dan memakai pakaian berjahit.

3. Tawaf tujuh putaran

Tawaf dimulai dari garis sejajar Hajar Aswad dengan posisi Ka'bah di sebelah kiri. Pada tiga putaran pertama laki-laki disunnahkan berjalan cepat (raml) dan membuka bahu kanan (idhtiba').

Ilustrasi tampak atas jamaah bertawaf mengelilingi Ka'bah
Ilustrasi arah tawaf berlawanan jarum jam.

4. Salat sunnah di belakang Maqam Ibrahim

Setelah tawaf, laksanakan salat sunnah dua rakaat di area belakang Maqam Ibrahim bila memungkinkan, atau di bagian mana pun dari Masjidil Haram ketika padat.

5. Minum air zamzam

Minumlah air zamzam sambil berdoa memohon kebaikan dunia dan akhirat. Air zamzam tersedia di banyak titik di dalam masjid.

6. Sa'i antara Shafa dan Marwah

Sa'i dilakukan tujuh kali perjalanan, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah. Di antara dua lampu hijau, laki-laki disunnahkan berlari kecil.

“Ibadah yang dipahami dengan baik akan dijalani dengan tenang. Itulah mengapa kami tidak pernah mengurangi jumlah sesi manasik.”

7. Tahallul

Umroh disempurnakan dengan mencukur atau memotong sebagian rambut. Bagi laki-laki lebih utama mencukur habis; bagi perempuan cukup memotong sepanjang ruas jari. Setelah tahallul, seluruh larangan ihram telah gugur.

Jadwal manasik berikutnya

Manasik akbar untuk jamaah keberangkatan Desember 2026 digelar pada Sabtu, 28 November 2026 pukul 08.00 WIB di Aula Sharecode Tower Lt. 3. Keluarga pendamping dipersilakan hadir.