SHARECODE MAKMUR — Minggu pagi (2/11/2026), suara cangkul dan tawa warga terdengar di sepanjang saluran irigasi Sungai Bening. Lebih dari 300 warga dari Dusun Mekar, Harapan, Ceria, dan Sentosa turun bersama dalam kegiatan gotong royong akbar menjelang musim tanam rendeng.
Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dengan apel singkat di Balai Desa. Kepala Desa Hendra Wiratama membagi warga ke dalam 12 kelompok yang masing-masing bertanggung jawab atas ruas saluran sepanjang 350–400 meter.
“Air yang lancar adalah kunci panen yang baik. Hari ini kita buktikan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama desa kita.”
Sampah plastik dan sedimen jadi sasaran
Selama lima jam, warga mengangkat sedimen lumpur, memotong rumput liar, dan mengumpulkan sampah plastik yang menyumbat pintu air. Tercatat 2,4 ton sampah dan sedimen berhasil diangkut menggunakan kendaraan bak terbuka milik BUMDes.
- Panjang saluran yang dibersihkan: 4,5 km
- Pintu air yang diperbaiki: 6 unit
- Sampah plastik terpilah untuk bank sampah: 380 kg
- Konsumsi disiapkan oleh TP PKK dari empat dusun
Disambut gembira kelompok tani
Ketua Kelompok Tani Sri Rejeki, Pak Sutrisno, mengatakan kegiatan ini sangat membantu karena musim tanam akan dimulai pekan depan. “Biasanya air baru sampai ke petak paling ujung setelah tiga hari. Sekarang kami berharap cukup satu hari,” ujarnya.
Pemerintah desa berencana menjadikan gotong royong irigasi sebagai agenda rutin dua kali setahun, sebelum musim tanam gadu dan rendeng. Warga yang ingin berpartisipasi dapat menghubungi ketua RT masing-masing.
Komentar (2)
Terima kasih ibu-ibu PKK untuk konsumsinya. Ditunggu gotong royong berikutnya.
Mantap! Semoga sampah plastiknya bisa diolah bank sampah jadi kerajinan.