Profil Daerah
Mengenal Kabupaten Sharecode — dari sejarah pembentukan, lambang daerah, visi-misi, hingga bentang alam dan delapan kecamatannya.
Dari kampung penjaga rimba menjadi kabupaten hijau
Wilayah Kabupaten Sharecode dahulu dikenal sebagai tanah "Rimba Sharecode", kawasan hutan dataran tinggi yang dihuni kampung-kampung peladang dan pengumpul hasil hutan. Masyarakatnya memegang adat tanah ulayat hutan: setiap pohon yang ditebang wajib diganti dua bibit baru.
Seiring berkembangnya perkebunan kopi dan teh pada awal abad ke-20, kampung-kampung di lembah tumbuh menjadi pusat perdagangan. Setelah kemerdekaan, wilayah ini menjadi bagian dari kabupaten induk, hingga akhirnya resmi berdiri sebagai daerah otonom pada 12 Mei 1999.
- 1912
Perkebunan kopi pertama
Kebun kopi rakyat dibuka di lereng Bukit Kopi dan mulai diperdagangkan ke pesisir.
- 1958
Kewedanaan Sharecode
Wilayah ditetapkan sebagai kewedanaan dengan pusat di Sharecode Kota.
- 1999
Pembentukan kabupaten
Kabupaten Sharecode resmi berdiri dengan 5 kecamatan dan 84 desa.
- 2014
Pemekaran kecamatan
Jumlah kecamatan bertambah menjadi 8 untuk mendekatkan pelayanan.
- 2026
Kabupaten Hijau
Meraih penghargaan nasional (fiktif) Kabupaten Peduli Hutan Lestari.
Lambang & artinya
Lambang dalam template ini fiktif. Ganti dengan lambang resmi daerah Anda.
- Perisai hijauKeteguhan pemerintah daerah melindungi kekayaan alam dan warganya.
- Pohon cemara kremHutan sebagai sumber kehidupan; tiga tingkat daun melambangkan hutan lindung, produksi, dan rakyat.
- Batang emasKayu jati dan kopi — komoditas yang menopang ekonomi daerah.
- Gelombang putihSungai Jernih dan Danau Tenang, sumber air bagi sawah dan permukiman.
- Bintang kecilKetuhanan Yang Maha Esa sebagai landasan pembangunan.
- Bingkai emasPersatuan delapan kecamatan dalam satu kabupaten.
“Terwujudnya Kabupaten Sharecode yang Hijau, Mandiri, dan Sejahtera Berbasis Pertanian dan Kehutanan Lestari.”
Ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Sharecode Tahun 2025–2029.
- Tata kelola bersih dan digital
Mewujudkan birokrasi yang transparan, akuntabel, dan melayani berbasis teknologi. - Kelestarian hutan dan lingkungan
Menjaga tutupan hutan minimal 55% melalui rehabilitasi lahan dan perhutanan sosial. - Kedaulatan pangan dan agribisnis
Meningkatkan nilai tambah kopi, teh, padi, dan hasil hutan bukan kayu. - SDM sehat dan cerdas
Memperluas akses pendidikan dan kesehatan hingga desa terjauh. - Infrastruktur merata
Membangun jalan, irigasi, dan air bersih yang tangguh terhadap bencana.
Dataran tinggi berhutan di hulu tiga sungai
Kabupaten Sharecode terletak pada 6°48'–7°22' LS dan 107°05'–107°41' BT, dengan iklim tropis basah, curah hujan rata-rata 2.850 mm per tahun, dan suhu 18–29 °C.
| Utara | Kabupaten Sharecode Utara (fiktif) |
|---|---|
| Timur | Kabupaten Sharecode Timur (fiktif) |
| Selatan | Pegunungan Rimba Raya & Kabupaten Sharecode Selatan |
| Barat | Kota Sharecode Barat (fiktif) |
Daftar kecamatan
8 kecamatan, 116 desa, dan 6 kelurahan. Data penduduk per Juni 2026.
| No | Kecamatan | Ibu kota | Luas (km²) | Desa/Kel. | Penduduk |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Sharecode Kota | Sharecode | 86,4 | 12 | 98.410 |
| 2 | Rimba Raya | Rimbajaya | 412,7 | 18 | 41.280 |
| 3 | Lembah Hijau | Lembahsari | 228,1 | 15 | 52.630 |
| 4 | Talang Pinus | Talang | 356,9 | 14 | 33.915 |
| 5 | Sungai Jernih | Jernihmulya | 198,3 | 13 | 47.820 |
| 6 | Bukit Kopi | Kopiluhur | 264,5 | 16 | 39.470 |
| 7 | Danau Tenang | Tenangrejo | 305,2 | 11 | 28.760 |
| 8 | Padang Sawah | Sawahbaru | 182,6 | 17 | 61.215 |
| Jumlah | 2.034,7 | 122 | 403.500 | ||