Minggu, 8 November 2026 Call Center 0812-0000-1100 Darurat 112

Profil Daerah

Mengenal Kabupaten Sharecode — dari sejarah pembentukan, lambang daerah, visi-misi, hingga bentang alam dan delapan kecamatannya.

Sejarah

Dari kampung penjaga rimba menjadi kabupaten hijau

Wilayah Kabupaten Sharecode dahulu dikenal sebagai tanah "Rimba Sharecode", kawasan hutan dataran tinggi yang dihuni kampung-kampung peladang dan pengumpul hasil hutan. Masyarakatnya memegang adat tanah ulayat hutan: setiap pohon yang ditebang wajib diganti dua bibit baru.

Seiring berkembangnya perkebunan kopi dan teh pada awal abad ke-20, kampung-kampung di lembah tumbuh menjadi pusat perdagangan. Setelah kemerdekaan, wilayah ini menjadi bagian dari kabupaten induk, hingga akhirnya resmi berdiri sebagai daerah otonom pada 12 Mei 1999.

  1. 1912

    Perkebunan kopi pertama

    Kebun kopi rakyat dibuka di lereng Bukit Kopi dan mulai diperdagangkan ke pesisir.

  2. 1958

    Kewedanaan Sharecode

    Wilayah ditetapkan sebagai kewedanaan dengan pusat di Sharecode Kota.

  3. 1999

    Pembentukan kabupaten

    Kabupaten Sharecode resmi berdiri dengan 5 kecamatan dan 84 desa.

  4. 2014

    Pemekaran kecamatan

    Jumlah kecamatan bertambah menjadi 8 untuk mendekatkan pelayanan.

  5. 2026

    Kabupaten Hijau

    Meraih penghargaan nasional (fiktif) Kabupaten Peduli Hutan Lestari.

Lambang Daerah

Lambang & artinya

Lambang dalam template ini fiktif. Ganti dengan lambang resmi daerah Anda.

Lambang fiktif Kabupaten Sharecode
  • Perisai hijauKeteguhan pemerintah daerah melindungi kekayaan alam dan warganya.
  • Pohon cemara kremHutan sebagai sumber kehidupan; tiga tingkat daun melambangkan hutan lindung, produksi, dan rakyat.
  • Batang emasKayu jati dan kopi — komoditas yang menopang ekonomi daerah.
  • Gelombang putihSungai Jernih dan Danau Tenang, sumber air bagi sawah dan permukiman.
  • Bintang kecilKetuhanan Yang Maha Esa sebagai landasan pembangunan.
  • Bingkai emasPersatuan delapan kecamatan dalam satu kabupaten.
Visi 2025–2030

“Terwujudnya Kabupaten Sharecode yang Hijau, Mandiri, dan Sejahtera Berbasis Pertanian dan Kehutanan Lestari.”

Ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Sharecode Tahun 2025–2029.

Misi
  1. Tata kelola bersih dan digital
    Mewujudkan birokrasi yang transparan, akuntabel, dan melayani berbasis teknologi.
  2. Kelestarian hutan dan lingkungan
    Menjaga tutupan hutan minimal 55% melalui rehabilitasi lahan dan perhutanan sosial.
  3. Kedaulatan pangan dan agribisnis
    Meningkatkan nilai tambah kopi, teh, padi, dan hasil hutan bukan kayu.
  4. SDM sehat dan cerdas
    Memperluas akses pendidikan dan kesehatan hingga desa terjauh.
  5. Infrastruktur merata
    Membangun jalan, irigasi, dan air bersih yang tangguh terhadap bencana.
Geografis

Dataran tinggi berhutan di hulu tiga sungai

Kabupaten Sharecode terletak pada 6°48'–7°22' LS dan 107°05'–107°41' BT, dengan iklim tropis basah, curah hujan rata-rata 2.850 mm per tahun, dan suhu 18–29 °C.

UtaraKabupaten Sharecode Utara (fiktif)
TimurKabupaten Sharecode Timur (fiktif)
SelatanPegunungan Rimba Raya & Kabupaten Sharecode Selatan
BaratKota Sharecode Barat (fiktif)
Peta ilustrasi delapan kecamatan Kabupaten Sharecode
Peta ilustrasi wilayah (bukan peta resmi).
Wilayah Administrasi

Daftar kecamatan

8 kecamatan, 116 desa, dan 6 kelurahan. Data penduduk per Juni 2026.

Daftar kecamatan Kabupaten Sharecode
NoKecamatanIbu kotaLuas (km²)Desa/Kel.Penduduk
1Sharecode KotaSharecode86,41298.410
2Rimba RayaRimbajaya412,71841.280
3Lembah HijauLembahsari228,11552.630
4Talang PinusTalang356,91433.915
5Sungai JernihJernihmulya198,31347.820
6Bukit KopiKopiluhur264,51639.470
7Danau TenangTenangrejo305,21128.760
8Padang SawahSawahbaru182,61761.215
Jumlah2.034,7122403.500