Bupati Sharecode H. Arsyad Mahendra meresmikan Pelabuhan Penyeberangan Pulau Teluk pada Selasa (3/11/2026). Dermaga sepanjang 120 meter yang dibangun sejak awal 2025 itu kini melayani kapal motor penyeberangan berkapasitas hingga 500 GT, sehingga warga dapat menyeberang bersama kendaraan roda dua dan roda empat.
“Selama puluhan tahun, warga Pulau Teluk harus menempuh tiga jam perjalanan dengan perahu kayu. Hari ini, dengan kapal feri, waktunya menjadi sekitar 90 menit dan jauh lebih aman,” kata Bupati dalam sambutannya di hadapan ratusan warga.
Tiga trip setiap hari
Dinas Perhubungan menjadwalkan tiga keberangkatan setiap hari dari Pelabuhan Dermaga Raya, yaitu pukul 07.30, 11.00, dan 15.30 WIT. Tarif penumpang dewasa ditetapkan Rp35.000, sementara pelajar dan lansia mendapat potongan 50 persen.
“Dermaga ini bukan sekadar beton di tepi laut. Ini pintu bagi hasil laut dan kebun warga untuk sampai ke pasar lebih cepat.” — Johan Pattiradjawane, Kepala Dinas Perhubungan
Dampak bagi ekonomi warga
Kepala Desa Teluk Indah, Marthen Sopacua, menyebut kehadiran pelabuhan langsung dirasakan nelayan dan petani rumput laut. Hasil tangkapan kini dapat dikirim dalam keadaan segar ke Pasar Ikan Dermaga Raya pada hari yang sama.
- Waktu tempuh Pulau Teluk – Sharecode Kota turun dari 3 jam menjadi 90 menit.
- Kapasitas angkut hingga 250 penumpang dan 20 kendaraan per trip.
- Dilengkapi ruang tunggu, musala, toilet ramah difabel, dan loket tiket digital.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sharecode menargetkan pembangunan dua pelabuhan penyeberangan serupa di Kecamatan Pulau Camar dan Gugus Timur pada 2027–2028 melalui dukungan anggaran pusat dan daerah.
Menyajikan informasi resmi kegiatan Pemerintah Kabupaten Sharecode.