Dari bandar sungai menjadi kabupaten digital
Kabupaten Sharecode berawal dari permukiman pedagang di muara Sungai Emas pada abad ke-17. Letaknya yang strategis menjadikan kawasan ini simpul niaga hasil hutan, kopi, dan ikan asin ke kota-kota pesisir.
Setelah kemerdekaan, wilayah ini menjadi bagian dari Kabupaten Induk Sharecode Raya, hingga resmi berdiri sebagai daerah otonom pada 14 Maret 1959. Tanggal tersebut kini diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Sharecode.
- 1680
Bandar Muara Emas
Permukiman pedagang tumbuh di muara sungai sebagai pusat barter hasil hutan.
- 1959
Berdiri sebagai daerah otonom
Ditetapkan melalui undang-undang pembentukan daerah tingkat II dengan 4 kecamatan.
- 1987
Pemekaran kecamatan
Wilayah berkembang menjadi 6 kecamatan seiring pembukaan jalan poros lintas wilayah.
- 2008
Delapan kecamatan
Pembentukan Kecamatan Sungai Emas dan Padang Sabana untuk mendekatkan layanan.
- 2021
Mal Pelayanan Publik
Diresmikan sebagai pusat layanan terpadu yang menghimpun 24 instansi dalam satu gedung.
- 2026
Menuju Kabupaten Digital
93 layanan daring terintegrasi dan predikat SPBE “Sangat Baik”.
Makna lambang daerah
Lambang Kabupaten Sharecode ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 1961 (contoh). Setiap unsur mewakili cita-cita dan kekayaan daerah.
Perisai
Ketahanan dan tekad melindungi seluruh warga dari ancaman serta ketidakadilan.
Bintang emas
Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai landasan moral penyelenggaraan pemerintahan.
Gunung hijau
Kawasan pegunungan Gunung Sari dan hutan lindung sebagai paru-paru daerah.
Dua gelombang
Sungai Emas dan laut Pesisir Sharecode, sumber kehidupan dan jalur niaga.
Sembilan butir padi
Kemakmuran pangan; sembilan butir melambangkan tahun berdirinya daerah, 1959.
Pita emas
Persatuan seluruh suku dan golongan di bawah semboyan “Bersatu Membangun Negeri”.
“Terwujudnya Kabupaten Sharecode yang Maju, Digital, dan Berkeadilan 2030.”
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
- Mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang bersih, transparan, dan akuntabel.
- Memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis pertanian, perikanan, dan pariwisata.
- Mempercepat pemerataan infrastruktur hingga desa terluar.
- Menjaga kelestarian lingkungan dan ketangguhan terhadap bencana.
- Merawat kerukunan, budaya lokal, dan kehidupan sosial yang inklusif.
Letak & batas wilayah
Kabupaten Sharecode terletak antara 1°12′–1°58′ Lintang Selatan dan 119°40′–120°26′ Bujur Timur, dengan ketinggian 0–1.920 mdpl. Iklim tropis basah dengan curah hujan rata-rata 2.340 mm per tahun.
| Arah | Berbatasan dengan |
|---|---|
| Utara | Kabupaten Sharecode Utara |
| Timur | Laut Sharecode |
| Selatan | Kabupaten Sharecode Selatan |
| Barat | Kota Sharecode Raya & Pegunungan Sari |
Daftar kecamatan
| No | Kecamatan | Luas (km²) | Penduduk | Desa/Kel. | Potensi utama |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Sharecode Kota | 68,4 | 96.210 | 12 | Pusat pemerintahan & perdagangan |
| 2 | Lembah Hijau | 214,7 | 58.940 | 18 | Lumbung padi & danau |
| 3 | Sharecode Hulu | 388,2 | 34.120 | 15 | Hutan lindung & air terjun |
| 4 | Pesisir Sharecode | 176,5 | 52.870 | 14 | Perikanan & wisata bahari |
| 5 | Gunung Sari | 302,9 | 41.300 | 16 | Kopi & hortikultura |
| 6 | Tanjung Sharecode | 145,3 | 47.650 | 13 | Kampung adat & kerajinan |
| 7 | Sungai Emas | 233,6 | 39.880 | 17 | Perkebunan & tambak |
| 8 | Padang Sabana | 271,4 | 41.030 | 15 | Peternakan & energi surya |
Kecamatan tidak ditemukan.