Profil Desa
Mengenal sejarah, arah pembangunan, bentang wilayah, dan warga Desa Sharecode Bahari.
Dari Kampung Singgah Menjadi Desa Bahari
Menurut penuturan para tetua, wilayah ini bermula sebagai tempat singgah perahu dagang yang berlindung dari angin barat di teluk kecil di muara Sungai Sharecode. Para pelaut yang menetap kemudian membangun rumah panggung di atas air dan menamai kampung mereka Bahari, yang berarti laut.
Seiring bertambahnya penduduk, kampung ini berkembang menjadi pusat perikanan tangkap di pesisir selatan. Kini Desa Sharecode Bahari dikenal dengan Tempat Pelelangan Ikan, olahan hasil laut kelompok wanita nelayan, serta tradisi Pesta Laut yang digelar setiap akhir September.
Kampung Singgah
Pelaut dari berbagai daerah mulai menetap di teluk muara Sungai Sharecode.
Desa Definitif
Kampung Bahari resmi menjadi desa dengan kepala desa pertama, Daeng Mappa.
TPI Pertama
Tempat Pelelangan Ikan dibangun dan menjadi pusat ekonomi nelayan sekitar.
Kawasan Mangrove
Penetapan 58 hektare kawasan lindung mangrove berbasis masyarakat.
BUMDes Bahari
Badan Usaha Milik Desa mengelola TPI, cold storage, dan wisata pantai.
Desa Digital Pesisir
Layanan surat daring dan keterbukaan APBDes melalui website resmi.
Visi dan Misi
“Terwujudnya Desa Sharecode Bahari yang maju, mandiri, dan sejahtera berbasis potensi kelautan yang lestari.”
- Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, ramah, dan berbasis teknologi informasi.
- Memperkuat ekonomi nelayan melalui BUMDes, koperasi, dan pengolahan hasil laut bernilai tambah.
- Membangun infrastruktur pesisir yang tangguh terhadap abrasi dan perubahan iklim.
- Menjaga kelestarian mangrove dan terumbu karang sebagai warisan generasi mendatang.
- Mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel.
Letak & Batas Wilayah
Desa Sharecode Bahari terletak di pesisir selatan Kabupaten Sharecode, berjarak 18 km dari ibu kota kecamatan.
| Penggunaan Lahan | Luas (ha) | Persentase |
|---|---|---|
| Permukiman & pekarangan | 214 | 17,0% |
| Tambak udang & bandeng | 318 | 25,2% |
| Kebun kelapa & tegalan | 402 | 31,9% |
| Hutan mangrove | 58 | 4,6% |
| Pantai & sempadan | 96 | 7,6% |
| Fasilitas umum, jalan & lainnya | 172 | 13,7% |
| Jumlah | 1.260 | 100% |
Komposisi Penduduk
Total 4.286 jiwa dalam 1.214 kepala keluarga (data Semester I 2026).
Mata Pencaharian
Kelompok Umur
Jenis Kelamin
- Laki-laki2.171 (50,7%)
- Perempuan2.115 (49,3%)
Tingkat Pendidikan (usia ≥ 15 th)
- Tidak/belum sekolah318 (9,9%)
- SD/sederajat1.102 (34,2%)
- SMP/sederajat864 (26,8%)
- SMA/sederajat742 (23,0%)
- Diploma/Sarjana196 (6,1%)