Aula Kantor Desa Sharecode Makmur penuh sejak pukul satu siang. Sebanyak 112 peserta yang terdiri atas anggota BPD, ketua RT dan RW, perwakilan kelompok tani, kader PKK, Karang Taruna, hingga kelompok disabilitas hadir dalam Musyawarah Desa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.
Musyawarah dibuka oleh Ketua BPD H. Sugeng Raharjo dan dipandu oleh Sekretaris Desa Ratna Kusumawati. Sebelumnya, tim penyusun telah menghimpun 63 usulan dari musyawarah dusun yang digelar sepanjang September.
Dari 63 usulan menjadi 14 prioritas
Usulan dibahas per bidang dengan mempertimbangkan pagu indikatif, tingkat kemendesakan, dan jumlah penerima manfaat. Setelah empat jam diskusi, forum menyepakati 14 kegiatan prioritas, di antaranya:
- Pembangunan jaringan air bersih Dusun Gunung Sari untuk 96 keluarga;
- Rehabilitasi dua ruang kelas PAUD Tunas Makmur;
- Pelatihan pengolahan pascapanen kopi dan sertifikasi PIRT bagi 30 UMKM;
- Penambahan 40 titik penerangan jalan tenaga surya;
- Pemberian makanan tambahan bergizi untuk balita dan ibu hamil berisiko.
“Yang kami putuskan hari ini bukan daftar keinginan perangkat desa, melainkan hasil suara warga dari empat dusun.”
Kepala Desa Hendra Wiratmaja menegaskan bahwa seluruh kegiatan prioritas akan dituangkan dalam rancangan APBDes 2027 dan dibahas bersama BPD paling lambat Desember 2026. Ia juga meminta warga ikut mengawasi pelaksanaannya melalui laman transparansi desa.
Keterlibatan perempuan dan pemuda meningkat
Tahun ini, peserta perempuan mencapai 41 persen, naik dari 29 persen pada musyawarah tahun lalu. Karang Taruna juga mengajukan usulan pengembangan ruang kreatif pemuda yang akhirnya masuk dalam daftar prioritas.
Berita acara musyawarah dapat diunduh di halaman Pengumuman & Unduhan.