Sharecode Kota — Sebanyak 312 posyandu di 24 distrik Kabupaten Sharecode bergerak serentak dalam Bulan Penimbangan Balita (BPB) yang dibuka Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menyasar lebih dari 18 ribu balita untuk ditimbang, diukur panjang atau tinggi badannya, serta mendapatkan vitamin A.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sharecode, dr. Hendra Wijaya Sharecode, M.Kes, mengatakan BPB merupakan momentum penting untuk memperbarui data status gizi anak. Data tersebut menjadi dasar intervensi penurunan stunting di tingkat kampung.

“Setiap balita yang ditimbang adalah satu langkah mencegah stunting. Kami mengajak seluruh orang tua membawa anaknya ke posyandu bulan ini.” — dr. Hendra Wijaya Sharecode

Pengukuran dengan alat terstandar

Tahun ini, seluruh posyandu telah dilengkapi alat ukur antropometri terstandar. Kader juga telah mengikuti pelatihan pengukuran agar hasilnya akurat dan dapat langsung diinput ke aplikasi pencatatan gizi.

  • Penimbangan berat badan dengan timbangan digital
  • Pengukuran panjang/tinggi badan dengan infantometer dan stadiometer
  • Pengukuran lingkar kepala dan lingkar lengan atas
  • Pemberian kapsul vitamin A biru (6–11 bulan) dan merah (12–59 bulan)
Ilustrasi kader posyandu menimbang balita
Kader Posyandu Melati menimbang balita di Distrik Bukit Indah.

Tindak lanjut hasil penimbangan

Balita yang terdeteksi berat badan tidak naik, gizi kurang, atau berisiko stunting akan dirujuk ke puskesmas untuk konfirmasi tenaga gizi dan dokter. Selanjutnya mereka mendapatkan pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal selama 56 hari.

Orang tua yang belum sempat hadir dapat datang ke posyandu terdekat hingga 31 Oktober 2026 atau langsung ke puskesmas pada hari kerja.