Kurikulum Merdeka Diterapkan Penuh di 214 SD se-Kabupaten Sharecode
KOTA SHARECODE — Mulai semester ganjil tahun ajaran 2026/2027, seluruh 214 sekolah dasar negeri dan swasta di Kabupaten Sharecode menerapkan Kurikulum Merdeka secara penuh. Penerapan ini merupakan tahap akhir dari peta jalan implementasi yang dimulai sejak 2022.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sharecode, Drs. H. Abdul Rahman Sharecode, M.Pd., mengatakan bahwa kesiapan sekolah telah dipetakan sejak awal tahun. “Kami tidak ingin sekolah berjalan sendiri. Ada 120 guru penggerak dan 32 pengawas yang siap mendampingi,” ujarnya saat meninjau SDN 3 Sharecode, Kamis (5/11/2026).
Fokus pada pembelajaran yang berpusat pada murid
Dalam Kurikulum Merdeka, guru diberi keleluasaan menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan dan minat murid. Projek penguatan profil pelajar juga dikaitkan dengan kearifan lokal, misalnya projek mengenal motif batik khas Sharecode dan kebun sekolah.
“Anak-anak lebih berani bertanya dan bercerita. Kelas jadi lebih hidup,” kata Ibu Maria Ulfa, guru kelas 3 SDN 3 Sharecode.
Pendampingan berkelanjutan
Disdikbud menyiapkan tiga bentuk dukungan bagi sekolah:
- Komunitas belajar guru di setiap kecamatan yang bertemu dua minggu sekali;
- Kunjungan pendampingan oleh guru penggerak dan pengawas sekolah;
- Bahan ajar dan modul kontekstual yang dapat diunduh gratis di portal Disdikbud.
Orang tua yang ingin memahami Kurikulum Merdeka dapat menonton video penjelasan di halaman Galeri Video atau menghubungi sekolah masing-masing.
Berita terkait
350 Guru Ikuti Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi Gelombang II
Pelatihan berlangsung lima hari di Aula Disdikbud dengan pendekatan praktik langsung dan pendampingan pascapelatihan.
Baca selengkapnyaPojok Baca Sharecode Hadir di 60 Sekolah dan 12 Ruang Publik
Program literasi menyalurkan 18.500 buku cerita anak dan bacaan berjenjang hasil kurasi pustakawan daerah.
Baca selengkapnya