SHARECODE KOTA — Festival Lampion Sharecode 2026 yang digelar 30 Oktober hingga 1 November di kawasan Tepian Sungai Sharecode berhasil menarik 48.270 pengunjung. Angka tersebut naik 32 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sharecode, Dr. H. Muhammad Arfan Saleh, M.Par., menyampaikan bahwa festival tahun ini mengusung tema “Cahaya dari Tepian” dan melibatkan 140 pelaku UMKM, 18 sanggar seni, serta 12 komunitas kreatif.
“Festival ini bukan sekadar hiburan. Setiap lampion yang menyala adalah karya perajin lokal, dan setiap lapak kuliner adalah dapur keluarga Sharecode.”
Perputaran ekonomi Rp6,1 miliar
Berdasarkan survei cepat Bidang Pemasaran Pariwisata, perputaran ekonomi selama tiga malam festival diperkirakan mencapai Rp6,1 miliar. Tingkat hunian homestay di sekitar kawasan mencapai 94 persen, sementara hotel di pusat kota terisi rata-rata 81 persen.
Ramah lingkungan dan inklusif
Panitia menerapkan lampion berbahan bambu dan kertas daur ulang, menyediakan 40 titik pemilahan sampah, serta jalur khusus bagi penyandang disabilitas dan lansia. Sebanyak 120 relawan pemuda turut membantu pengaturan pengunjung.
- 48.270 pengunjung selama tiga malam
- 140 pelaku UMKM kuliner dan kriya
- 3,2 ton sampah terpilah dan terolah
- Nol laporan kehilangan anak berkat gelang identitas gratis
Festival Lampion Sharecode akan kembali digelar pada Oktober 2027 dan diusulkan masuk dalam kalender event nasional.